Blog EntryLomba Desain Tas Non-PlastikNov 15, '07 7:50 AM
for everyone

NON PLASTIC BAG DESIGN COMPETITION

Diperkirakan bahwa 500 juta sampai 1 milyar kantong plastik dikonsumsi di seluruh dunia setiap tahunnya. Ini berarti hampir mencapai 1 juta kantong plastik per menit!

BRING YOUR OWN BAG!

Bantu kami mengurangi pemakaian kantong plastik dengan mendesain sebuah tas pengganti kantong plastik dan dapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1.000.000 dan trophy dari HMTL ITB.

Desain yang terpilih sebagai pemenang akan diproduksi untuk dijual pada rangkaian acara Anti Plastic Bag Campaign, yaitu:

  1.   ITB Campaign (5, 6, dan 7 Februari 2008)
  2. Community Campaign Day (9 Februari 2008). Venue : Jl. Dago dan Jl. Ganesha

Persyaratan Lomba :
  1. Terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya pendaftaran.
  2. Desain dapat dikirim dalam amplop tertutup via pos atau diantar langsung ke panitia lomba di:

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan ITB

Gedung Lama Prodi Teknik Lingkungan

Jl. Ganesha 10

Bandung

Tulis di sudut kiri atas amplop: Lomba Desain Tas Anti Plastic Bag Campaign.

  1. Desain dicetak pada kertas berukuran A3 (maksimal dua lembar). Termasuk keterangan material yang dipakai, warna, dimensi tas, gambar operasional dan nama produk (bila ada).
  2. Desain dapat pula dikirim melalui email (maksimal dua file) ke antiplasticbagcampaign@yahoo.co.id. Harap memakai file jenis .jpeg atau .gif (72 dpi), ukuran file maksimum 600 (tinggi) x 700 (lebar) pixel.
  3. Cantumkan keterangan lengkap di lembar terpisah mengenai : Nama, alamat, telepon, dan alamat email.
  4. Desain sudah harus diterima panitia lomba paling lambat hari Minggu, tanggal 2 Desember 2007.
  5. Hak cipta tetap dipegang oleh peserta.
  6. Panitia hanya akan menentukan 1 (satu) desain sebagai pemenang dan panitia memiliki hak untuk memproduksi desain tersebut.
  7. Pemenang akan dihubungi via telepon atau email.
  8. Panitia penyelenggara dan dewan juri tidak melayani surat menyurat dalam kaitannya dengan hasil lomba ini.
Info lebih lanjut:
website: http://antiplasticbagcampaign.blogs.friendster.com/my_blog/
email:
antiplasticbagcampaign@yahoo.co.id

37 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bookshop wrote on Nov 15, '07
Semoga sukses dan bisa ngalahin Anya Hindmarch's I'm not a plastic bag: tas gak jelas tapi digila2in fashionista :D
esduren wrote on Nov 15, '07
thanks for the link! :) hehe iya nih, tas itu lebih jadi alat penyampai pesan/statement ketimbang jadi solusi utk 'persoalan sebenarnya'..
mindyjordan wrote on Nov 15, '07
bagus juga ide lomba-nya. semoga sukses
oleole wrote on Nov 15, '07
nah, bagus.
mestinya supermarket2 mulai "pelit" bagiin kantong plastik
shintadw wrote on Nov 15, '07
eh.. itu maksudnya februari 2008 kaliya??...
nonanonong wrote on Nov 15, '07
esduren said
tas itu lebih jadi alat penyampai pesan/statement ketimbang jadi solusi utk 'persoalan sebenarnya'..
iya iya iya..
nah itu dia :)
hi Tita!
(aku nyampah komentar aja nih. 'tergelitik'.)
nefransjah wrote on Nov 15, '07
guuut..
sebenernya bukan cuma plastik, kertas, atau apapun ya..
tapi juga masalah bahan baku dan daur ulangnya versus ekologi..
esduren wrote on Nov 15, '07
thanks all! entry yg ini sekedar membantu menyebarkan kabar lomba :)

nonanonong: he-euhh!

mindy: makasiih.. sayang aja nih pada ngedadak2

oleole: hihi tapi gue sering dipandangi dengan heran lho sama mbak2 supermarket saben ngepak2 belanjaan ke tas sendiri :P

shintadw: iya ya, 2008 *ganti* thanks!

nef: bener, masalahnya lebih kompleks dari itu. jadi lomba ini mungkin juga scope-nya masih 'permukaan' banget. tapi, semuanya mulai dari yg basic dulu.. mudah2an bisa berkembang jadi lebih canggih..

nefransjah wrote on Nov 15, '07
amiin.. gut lak buat usahanya..
n3rahayu wrote on Nov 15, '07
Great Idea.. Good Luck!
rasti812 wrote on Nov 15, '07
Keren..=) semoga sukses dan bisa memasyarakatkan bring your own bag untuk belanja-belanji......=)
oleole wrote on Nov 15, '07
tita : kalo gw suka sambil bilangin gini kalo dipandangi aneh "mbak, kan supaya ga banyak buang plastik". Tapi ga tau deh apa dia ngeh apa ngga, at least usaha lah he he he .....
kustiaz wrote on Nov 15, '07
ikut ndukung mbak...SAVE OUR EARTH :)
kapan ya ditempat kita hrs bawa own bag...
oleole wrote on Nov 15, '07
kustiaz said
ikut ndukung mbak...SAVE OUR EARTH :)
kapan ya ditempat kita hrs bawa own bag...
Hallo Kustiaz,
Kalau mau sih bawa aja sendiri tanpa perlu resmi "diberlakukan" peraturan ini. Mudah2an ya yg lain2 juga memperhatikan dan mengikutinya.
escoklat wrote on Nov 15, '07
waduh iya nih soal plastik ini...di singapore kapanan tuh lagi gencar slogan ini..sampe semua product, majalah, toko2 dept store, toko baju, semua pada ngebagiin kantong2..**mmh akhirnya dirumah gue kebanjiran kantong2 itu :p
yah tentu nya sayang kalo dibuang hahaha...tapi kalo sampe beneran perlu dibuang..tetep ajah 'nyampah' hahaha
escoklat wrote on Nov 15, '07
btw..good luck buat usaha nya yah..mogabanyak yg baguss2 n bisa nginspirasiin orang2 :D
pmanurung wrote on Nov 15, '07, edited on Nov 16, '07
[ Gue suka sama tas plastik. Banyak sekali yang bagus-bagus ]
[ Tapi gue pikir ide ini juga mulia ]
[ Pengen bikin seperti yang video dibawah ini, tapi yang bisa jahit lagi sibuk]


merlyna wrote on Nov 15, '07
ini gerakan bagus!!! kudukung!!
Tita ikutan aktif di gerakan ini?
duamatasaya wrote on Nov 15, '07
ayooo bikin tas kaeen!! yang g suka bingung kl tas plastik sampah item itu emang gpp ya? atau termasuk yang ngak bole juga.. jadi kl mbungkus sampah pake apa ya... ta.. *masih suka bingung
wikansari wrote on Nov 15, '07, edited on Nov 15, '07
kalo tas kertas coklat yg kayak di pelem-pelem bule macem desperado housewife itu earth-friendly ehh eco-friendly gak sehh? soalnya aku rada keberatan dikit kalo musti bawa tas sendiri, ribet hahahahah.. enakan dikasih kantong dr supermarketnya deh.. dah gitu, mm uhm ehm... kantongnya bisa buat lapisan bak sampah hahahahah.... maap..maap... terlalu pragmatis ibu-ibu..
esduren wrote on Nov 16, '07
Thanks for the clip. Hehe iya asik, aku pengennya saddle bag yg bisa buat ditarok di bagasi sepeda, terus bisa jadi tas selempang (postman bag) dan kita bawa turun ketika sepeda sudah diparkir. Desain sendiri aahh..
esduren wrote on Nov 16, '07
merlyna said
Tita ikutan aktif di gerakan ini?
aku baru diajakin jadi juri aja mer, tp mendukung penuh utk seterusnya. yg baru aku lakukan sehari2 sih masih buat sendiri, belom ngajak2 banyak orang :">
esduren wrote on Nov 16, '07
kl tas plastik sampah item itu emang gpp ya?
yg di sini gue belom liat sih ntul, tp sepertinya itu plastik recycle ya.
gue ngeliatnya positifnya plastik sampah item itu lebih ke bahan baku pembuatannya (yaitu recycled plastic), sedangkan kresek yg kita dapet dari supermarket2 sini kan (mungkin) bahan baku pembuatannya itu baru, bukan recycled plastic, jadi masih 'makan' banyak resources.

kalo utk konteks lomba ini, biodegradable plastic juga tidak disarankan, sebab produksinya masih mahal (dan teknologi pembuatannya di sini belum tentu 'bersih'), padahal hasil lomba ini kan rencananya bakal diproduksi masal.
esduren wrote on Nov 16, '07
hehe nggapapa lah wik.. sebab garbage processing di negri ini toh masih banyak pake jasa 'natural recycler' (baca: pemulung). jadi mereka memang masih butuh sampah2 plastik itu. yang bisa kita bantu dari sekarang adalah membuat pemilahan sampah ini jadi lebih manusiawi buat mereka.. pisahin antara organik, kertas, beling, plastik.

tas kertas coklat itu gue nggak yakin 100% eco-friendly. dan gue menganut prinsip dari buku cradle to cradle: bahwa yg namanya recycle itu nggak ada, adanya down cycle! :D
esduren wrote on Nov 16, '07
semua pada ngebagiin kantong2..
liat dong kantongnyaaa.. bahannya apa?
haha iya kalo nggak dipake lagi emang jadinya nyampah lagi..

thanks!
esduren wrote on Nov 16, '07
kustiaz said
kapan ya ditempat kita hrs bawa own bag...
mungkin kalo diberlakukan aturan seperti di luar negri: kita harus beli kantong plastik dari supermarket kalo nggak bawa wadah/tas/keranjang sendiri :D
esduren wrote on Nov 16, '07
oleole said
Tapi ga tau deh apa dia ngeh apa ngga, at least usaha lah he he he .....
Hihihi bener Le, biasanya gue senyum2 aja, "Biar praktis bawanya, Mbak" - kan belanjaannya gue bawa jalan kaki/naik sepeda juga ke rumah, bisa rebyek kalo kebanyakan gembolan..
esduren wrote on Nov 16, '07
trimakasih, trimakasih.. :)
esduren wrote on Nov 16, '07
thank you!
pmanurung wrote on Nov 16, '07, edited on Nov 16, '07
:-)

Asik sekali baca obrolan disini & buku "cradle to cradle" itu
tampaknya bagus banget.

***

Tapi ngomong-ngomong - "Boleh ngomong-ngomong, kan?"

:-)

Ini cerita (seingatnya saja) tentang manajemen sampah. Pernah
baca di TEMPO, sebuah ulasan tentang unit usaha partisipatif
dari beberapa RT (Rukun Tetangga) yang dibina oleh sebuah
LSM (lupa namanya).

Diceritakanlah keberhasilan "himpunan RT-RT" ini yang berhasil
membuat sebuah badan usaha yang memproduksi pupuk
(dari sambah organik rumah tangga) & menyalurkan
sampah-sampah "non organik bisa pakai" (semacam kayu,
besi, plastik) ke "rumah pengumpul".

Diberitakan juga kalau unit usaha ini mempekerjakan beberapa orang
penjemput sampah. Kendaraan yang digunakan adalah motor yang
"bagian belakang"-nya dijadikan gerobak sampah tertutup. Lengkap
dengan kompartemen "sampah ini-sampah itu" di gerobaknya.

Banyak pasang-surut dilalui komunitas ini hingga usaha ini bisa berjalan
sendiri.

Kesulitan terbesar, antara lain, banyaknya waktu yang habis untuk meyakinkan "hampir tiap rumah" bahwa jika usaha ini berjalan, banyak masalah terselesaikan.

Misalnya:

- Daripada tiap rumah bayar ongkos jemput sampah bulanan, RT-RT
ini malah menghasilkan uang dari bisnis sampah ini. Atau setidaknya
ongkos ngurus sampah bulanan menjadi sangat minim sekali.
- Komunitas jadi semakan "hidup" karena ada kegiatan bersama yang
partisipatif.
- Uang hasil usaha bisa digunakan untuk mempercantik kampung.

Sayang banget, gue gak inget nama daerahnya juga nama LSM yang
bersusah payah "menghidupkan" suasana ini.

Mungkin ini utopis buat sebagian komunitas. Tapi mungkin, hehehe, di perumahan dosen "ide" ini mudah terlaksana.

:-)

Atau malah makin sulit?




pmanurung wrote on Nov 16, '07
Tita, kalau sudah jadi, maukan dikau menaikkannya ke Multiply?

:-)
justjohan wrote on Dec 1, '07
nice topic...
esduren wrote on Dec 1, '07
gue gak inget nama daerahnya juga nama LSM yang
bersusah payah "menghidupkan" suasana ini
Yg saya tahu sudah mulai di Jakarta sejak lama, yang serupa ini adalah kampung Banjarsari di daerah Cilandak (jadi salah satu contoh kasus di disertasiku). Setelah bertahun2 aktif mengolah lingkungan setempat, hasilnya terlihat dan mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai kampung yg berhasil menetapkan swadaya pengolahan sampah rumah tangga.
Lalu - membaca buku ttg Banjarsari - aktivitas serupa telah menjalar ke kampung2 lain, bahkan sampai ke luar Jawa. Juga ke komunitas2 tertentu seperti sekolah, grup pramuka, dll.

Saya punya cita-cita juga membuat pengolahan sampah RT, minimal utk rumah sendiri, dan ingin menulari tetangga2. Harus dimulai suatu saat! :D
esduren wrote on Dec 1, '07
thanks. anyone's welcome to join the chat :)
gegeg24 wrote on Dec 5, '07
aaaaaaaaaaaaaggghhhhhhhhhhh......gw lupa masukin karya plastic bagnya
udah telat yah? ngak ada perpanjangan entry yach? huhuhuhu T_T
nocturno wrote on Feb 19
Nyari di google tentang bahaya sampah plastik, nyampenya ke sini...

Mau bikin banner dari gambar di atas buat di taruh di blog...
HTML ITB tuh apaan?
esduren wrote on Feb 19
HMTL = Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help